Selaindiinspirasi dari surah Al-Qur'an, pemberian nama At-Tin sebenarnya juga merupakan upaya untuk mengenang jasa-jasa istri mantan Presiden Soeharto yang bernama Ibu Tien atau lengkapnya Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto. Ornamen kaligrafi juga terdapat pada pangkal kubah. Selain itu, Anda dapat menikmati pantulan sinar matahari yang 1 Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, Juz Amma' (Juz ke-30) tafsir ayat ke-1 وَطُوۡرِ سِيۡنِيۡنَۙ Wa tuuri siniin 2. demi gunung Sinai, Juz Amma' (Juz ke-30) tafsir ayat ke-2 وَهٰذَا الۡبَلَدِ الۡاَمِيۡنِۙ Wa haazal balad-il amiin 3. dan demi negeri (Mekah) yang aman ini. Juz Amma' (Juz ke-30) tafsir ayat ke-3 VerseVerse-1 Verse-2 Verse-3 Verse-4 Verse-5 Verse-6 Verse-7 Verse-8. Surah At-Tin 951 By the fig and the olive of Jerusalem. Baca juga contoh kaligrafi: quran411 serta latihan materi quran411 surah tin Waj a a firAAawnu waman qablahu wa a lmutafik a tu bi a lkh at ia ti. Surah Aal-Imran 3 Bismi Allahi alrrahmani alrraheemi. DetailK-On! Photo: Cute K-On! Gif | Anime, Anime Fan, Cute Anime Pics, klik untuk melihat koleksi gambar lain di kibrispdr.org Tck4. Jakarta - Surat At Tin merupakan surat ke-95 dalam mushaf Al Quran. Pada permulaan surat ini Allah SWT bersumpah demi buah Tin, buah Zaitun, dan Bukit At-Tin diambil dari ayat pertama surat ini. At Tin artinya buah Tin. Namun, menurut Ibnu Katsir dalam tafsirnya, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tafsir mengenai arti At Tin. Ada pendapat yang mengatakan kata Tin dalam surat ini merupakan sebuah masjid di Kota lainnya menafsirkan kata At Tin sebagai buah Tin. Selain itu, ada pendapat lain yang mengartikannya sebagai sebuah gunung yang penuh dengan buah Tin. Al Qurtubi mengatakan bahwa Tin adalah nama masjid As-habul Kahfi. Telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas oleh Al-Aufi, bahwa Tin adalah masjid Nabi Nuh yang ada di puncak Bukit Al-Judi. Sementara, Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah pohon At Tin diturunkan di Kota Mekkah sehingga tergolong surat Makkiyah. Surat ini diturunkan setelah surat Al Buruj. Ibnu Jarir meriwayatkan dari Al-Ufi dari Ibnu Abbas yang berkata "Ayat ini turun berkenaan dengan beberapa orang di zaman Rasulullah yang dipanjangkan umurnya hingga pikun. Orang-orang lalu bertanya tentang perkataan dan perbuatan mereka ketika pikiran mereka tidak lagi berfungsi. Allah lalu menerangkan bahwa mereka mendapatkan pemaafan. Artinya, mereka hanya diganjar dari apa yang mereka kerjakan ketika pikiran mereka masih sehat lagi baik."Klik halaman selanjutnya untuk membaca surat At Tin