Frekuensi jumlah getaran harmonis yang terjadi dalam satu satuan waktu gaya pemulih: gaya yang besarnya sebanding dengan simpangan dan selalu berlawanan arah dengan arah simpangan (posisi). Simpangan, kecepatan, dan percepatan pada getaran harmonis Sudut fase, fase, dan beda fase pada getaran harmonis Olehkarena A sin (ωt + θ 0) merupakan fungsi y, persamaan percepatan gerak harmonik dapat ditulis sebagai berikut.. ay = -ω 2 y. Tanda negatif menunjukkan bahwa arah percepatan selalu berlawanan dengan arah simpangan. Percepatan maksimum gerak harmonik sederhana terjadi ketika nilai sin (ωt + θ 0) = 1.Dengan demikian, percepatan maksimum gerak harmonik sederhana dirumuskan: 87Elastisitas dan Getaran Harmonik Karena nilai maksimum dari simpangan adalah sama dengan amplitudonya y = A, maka percepatan maksimumnya a maks gerak harmonik sederhana adalah sebagai berikut. a maks = - Z 2 A Sebuah partikel bergerak harmonik sederhana dengan frekuensi 50 Hz dan mempunyai amplitudo 0,2 m. Periode(T) = banyaknya waktu dalam satu getaran; Amplitude (A) = simpangan maksimum; Terdapat beberapa syarat dalam fenomena yang dikatakan sebagai gerak harmonik sederhana, yaitu: Berosilasi periodik; Terdapat gaya pemulih pada osilasi; Arah percepatan dan gaya yang bekerja mengarah ke titik kesetimbangan; Terdapat inersia yang menyebabkan Jikay dalam meter dan t dalam detik, tentukanlah: 1) persamaan kecepatan dan percepatan getar, 2) kecepatan getar maksimum dan percepatan getar maksimum, 3) Kecepatan getar dan percepatan getar saat t bernilai 1 detik, dan 4) sudut fase saat kecepatan getar sama dengan kecepatan getar maksimum! Jawab: Besaran yang diketahui. Baca Juga Jawaban alyaa631. bahwa percepatan berbanding lurus dan arahnya berlawanan dengan simpangan. Hal ini merupakan karakteristik umum getaran harmonik. semoga membantu. Iklan. Dalamgerak pada getaran pegas berlaku hukum Hooke yang menyatakan hubungan hubungan antara gaya F yang meregangkan pegas dan pertambahan panjang pegas Dx pada daerah elastis pegas. Pada daerah elastis, F sebanding dengan Dx. Hal ini dinyatakan dalam bentuk persamaan : F = k .Dx . (i) Dengan, F = gaya yang dikerjakan benda pegas (N) Keterangan y = simpangan getaran (m) ω = kecepatan sudut (rad/s) T = periode (s) f = frekuensi (Hz) t = waktu tempuh (s) A = amplitudo/simpangan maksimum (m)y = simpangan getaran (m) Kecepatan Pada gerak harmonik sederhana, kecepatan diperoleh dari turunan pertama persamaan simpangan, dengan persamaan sebagai berikut: Perbesar B 5/π Hz C. 5 Hz D. 10π Hz E. 10/π Hz jawab: pembahasan: rumus frekuensi pegas k = 𝜔 2.m 400 = (2πf) 2. 4 100 = (2πf) 2 10 = 2πf 5 = πf f = 5 / π 7. Sebuah partikel bergerak harmonic dengan periode 0,1 s dan amplitude 1 cm. Pada saat berada jarak patikel 0,6 cm dari titik kesetimbangan, Kelajuan partikel tesebut adalah Getaranharmonis memiliki beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut: Gerakan yang terjadi pada getaran harmonis yaitu berupa gerakan bolak balik. Titik kesetimbangan yang berada ditengah lintasan pun pasti dilewati oleh gerakan tersebut. Adanya percepatan yang bekerja pada getaran harmonis 9zwSDUp. Apa saja sih yang memparametrisasi hal yang berulang-ulang terus?.Suatu hal yang berulang-ulang memang terkadang membosankan. Untuk menghilangkan rasa bosan itu bagaimana kalau kita analisis seberapa sering kah suatu kejadian IsiGetaranSesuatu Yang BerulangTitik EkuilibriumDiasumsikan IdealGetaran Harmonis Sederhana GHSFrekuensiRumus GHSKecepatan SudutKecepatan dan Percepatan GHSKecepatan Linear GHSPercepatan Linear GHSDalam pembahasan kali ini, kita bakal ngebahas berupa gerakan yang berulang. Artinya seberapa sering suatu gerakkan terjadi, di titik mana gerakkannya balik, dan lainnya akan menjadi daya tarik kita pada materi Yang BerulangKonsep aslinya itu sederhana, perulangan gerakkan secara terus menerus disebut sebagai getaran. Mungkin di antara beberapa tukang iseng ada yang beranggapan bahwa getaran selalu indentik dengan, misal, gempa bumi, getaran pada DVD-RW, dan lain-lain. Pemikiran tersebut tidaklah salah, tapi ada pemahaman yang lebih sederhana anak kecil yang sedang bermain ayunan, gerakkan mengayun yang secara berulang bolak-balik tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai getaran atau isitilahnya lebih dikenal sebagai EkuilibriumMungkin di antara tukang iseng yang baca ada yang bertanya, maksud harmonik nya apa sih? Jadi, coba kita gunakan lagi contoh sebelumnya. Ayunan itu punya titik, letak, atau sebagainya, kalau kita posisikan ayunan pada titik tersebut maka ayunan tidak mengalami gerakan tersebut dinamakan titik ekuilibrium, nah lalu, maksud haromniknya apa? Harmonik di sini artinya jika ayunan kita tarik/dorong sedikit sedikit saja dari titik ekuilibriumnya, maka ayunan bakal berupaya selalu mengarah ke titik ekuilibriumnya. Diasumsikan IdealPemahaman yang perlu diperjelas lagi adalah, tadi dijelaskan bahwa getaran merupakan gerakan terus-menerus. Bagaimana jadinya kalau gerakan bolak-balik tersebut berhenti? Berarti kan tidak terus kita ambil sudut pandang yang berbeda, apakah mungkin suatu benda akan berhenti? Jika tidak dalam kondisi ideal, tentu sangat mungkin untuk berhenti, mengingat adanya gesekkan pada poros ada faktor yang terlibat, tapi dalam pembahasan kali ini, kita bakal ngebahas getaran harmonis tanpa pengaruh gaya lainnya ketika getaran terjadi kecuali gaya di awal. Getaran harmonis yang ideal ini dinamakan getaran harmonis sederhana. Getaran Harmonis Sederhana GHSSeperti yang dijelaskan, kita bakal ngebahas seberapa sering suatu gerakan terjadi, istilah tersebut dinamakan sebagai frekuensi itu mengukur seberapa banyak getaran yang terjadi dalam satu detik. Nah, artinya kita harus tahu definisi satu getaran itu seperti perhatikan gambar di bawah ini. Asumsikan kita misal memulai gerakkan dari titik dan mengayun ke kiri. Maka jika objek sudah mengayun, dilanjutkan terus hingga melakukan gerakkan yang sama ke arah kiri dan kembali ke titik lagi. Itulah yang disebut sebagai satu getaran atau getaran atau osilasi merupakan gerakkan bolak-balik yang dimulai pada suatu titik dan diakhiri pada titik itu satu siklus getaran dibutuhkan waktu selama atau periode, maka frekuensi frekuensi akan memiliki satuan , di dalam Fisika satuan tersebut dinamakan hertz atau GHSSekarang coba bayangkan, bisakah kita merepresentasikannya dengan bentuk matematis? Kira-kira fungsi apa nih, yang seiring bertambahnya variabel bebas tapi nilai hasil pemetaannya gak kemana-mana, alias jika diekspresikan kedalam rumus matematika, maka posisi benda pada suatu waktu manaKecepatan SudutPerhatikan, kecepatan sudut dapat dengan mudah diketahui nilainya. Begini, pada fungsi trigonometri, satu gelombang penuh mempunyai rentang sebesar .Telah dijelaskan juga bahwa, untuk melakukan satu siklus getaran penuh, benda memerlukan waktu sebesar .Berangkat dari gagasan tersebut, sekarang kita bisa mengetahui besar kecepatan sudut dan Percepatan GHSPerlu dibedakkan bahwa, kecepatan sudut merupakan besar perpindahan sudut yang dialami pada satu satuan waktu. Kalau kecepatan linear, merupakan besar perpindahan Linear GHSDi sini, kita sudah punya fungsi posisi benda terhadap waktu yaitu , sekarang ingat lagi bahwa, kecepatan adalah turunan dari fungsi karena itu, kita dapat mengetahui kecepatan linear yang dialami suatu benda ketika melakukan osilasi, melalui turunan berikut satuan dan penjelasan parameter yang mirip seperti pada rumus untuk melihat ada yang aneh gak, kok tandanya negatif? Nah kecepatan bernilai negatif ini disebabkan karena, seketika benda dilepas dari simpangan tertentu, maka benda langsung mengarah ke titik Linear GHSKemudian untuk percepatan, dengan prinsip yang serupa bahwa, percepatan adalah turunan dari kecepatan, sehingga representasi matematis untuk percepatan satuannya adalah dan penjelasan parameter yang persis seperti sebelumnya untuk tadi kita telah menganalisis kinematika dari osilasi suatu benda, nah mirip dengan benda yang bergerak linear, kita juga nanti bakal ngebahas tentang dinamikanya, alias penyebab bergeraknya dengan menggunakan Hukum Hooke yang akan dijelaskan pada materi yang akan tukang iseng baca nanti. MAKALAH GETARAN HARMONIK DAN KETERKAITANNYA DALAM BIDANG BIOLOGI DOSEN PENGAMPU Dr. Parno M. Si Disusun oleh Karima Nisa Aabidah 210342606031 PROGRAM STUDI S1 BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2021/2022 Kata Pengantar Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Getaran Harmonik dan Keterkaitannya dalam Bidang Biologi” dengan tepat waktu. Makalah disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Fisika untuk Biologi. Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang Getaran Harmonik serta penerapannya dalam biologi bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Parno M. Si,selaku dosen Mata Kuliah Fisika untuk Biologi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam penyelesaian makalah ini. Penulis menyadari makalah ini masih dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkannya. Tulungagung, 09 November 2021 Karima Nisa Aabidah DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI PENDAHULUANLatar Belakang MasalahRumusan MasalahTujuan PenulisanManfaat PenulisanPEMBAHASANPengertian dan karakteristik dari Getaran HarmonikFenomena Getaran Harmonik dalam Bidang BiologiPenerapan teknologi terkait Getaran HarmonikContoh soal yang berkaitan tentang Getaran HarmonikPermasalahan konstekstual terkait Getaran Harmonik pada Bidang Biologi beserta Solusi Penyelesaian dan Desain MiniaturnyaArtikel terkait dengan Getaran HarmonikPENUTUPKesimpulanSaran DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Banyak orang yang sampai saat ini masih beranggapan bahwa Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang rumus dan lingkungan alam tanpa ada penerapannya. Padahal tanpa mereka sadari banyak sekali peristiwa-pertiwa yang menggunakan konsep dari ilmu fisika. Kehidupan sehari-hari kita tidak dapat terlepas dari proses fisis. Dimulai dari hal-hal yang diri kita lakukan terlibat dalam penerapan sederhana dari ilmu fisika, seperti saat kita berjalan, mengangkat suatu benda, gerakan-gerakan kecil yang kita lakukan dan juga saat kita sedang bermain. Salah satu permainan yang menerapkan ilmu fisika adalah ayunan. Ayunan menggunakan konsep dari getaran dan gelombang. Getaran adalah suatu gerakan bolak-bailk yang terjadi atau berada di titik kesetimbangan. Getaran yang dimaksudkan dalam ayunan adalah getaran harmonik. Harmonik sendiri memiliki arti bentuk atau pola yang selalu berulang diwaktu tertentu. Rumusan Masalah Apa yang dimaksud dengan Getaran Harmonik?Apa contoh fenomena penerapan getaran harmonik dalam biologi?Apa contoh teknologi yang menerapkan prinsip getaran harmonik?Bagaimana contoh soal dari getaran harmonik dan pembahasannya?Bagaimana solusi dan desain miniatur teknologi untuk menyelesaikan permasalahan konstektual dalam bidang biologi?Apa contoh artikel yang sesuai dengan getaran harmonik? Tujuan Penulisan Untuk mengetahui pengertian dari getaran mengetahui contoh fenomena penerapan getaran harmonik dalam bidang mengetahui contoh teknologi yang menerapkan prinsip getaran mengetahui contoh soal tentang getaran harmonik berserta mengetahui permasalahan konstektual tentang getaran harmonik dalam bidang mengetahui solusi dan desai miniatur yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan konstektual tentang getaran harmonik dalam bidang mengetahui contoh artikel yang sesuai dengan getaran harmonik. Manfaat Penulisan Bagi Penulis Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta menambah pengalaman dalam menulis suatu makalah. Selain itu, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh. 2. Bagi Pembaca Hasil dari proposal penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan dan literatur dalam melakukan penulisan yang sejenis. BAB II PEMBAHASAN Pengertian Getaran harmonik Setiap gerak berulang yang terjadi dalam selang waktu yang sama disebut gerak periodik. Lantaran gerak ini terjadi secara teratur maka disebut juga sebagai gerak harmonik atau harmonis. Jika suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan yang sama maka geraknya disebut gerak osilasi atau harmonik merupakan sebuah gerak pada benda yang mana grafik letak partikel berupa fungsi waktu yang berbentuk sinus yang bisa dinyatakan dalam bentuk sinus ataupun dalam bentuk kosinus. Gerak semacam ini disebut gerak osilasi atau getaran harmonik. Getaran Harmonis memiliki beberapa syarat, yaitu Gerakannya periodik atau selalu melewati titik atau gaya yang ada pada benda sebanding dengan simpangan percepatan atau gaya benda mengarah ke titik keseimbangan. Karakteristik pada gerak harmonis Simpangan Simpangan adalah jarak benda dari titik kesetimbangan. Kecepatan Kecepatan gerak harmonik dapat dirumuskan sebagai berikut v = A . cos . t Dimana kecepatan maksimum benda dapat diperoleh jika nilai t = 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Vmaks = t Percepatan Dalam getaran harmonik, percepatan adalah perubahan kecepatan terhadap satuan waktu dengan arah percepatan yang menuju titik kesetimbangan. Rumus percepatan dapat dituliskan dengan persamaan Percepatan bernilai maksimum pada 90°. Sehingga bisa menggunakan persamaan, Gaya pemulih Gaya pemulih adalah gaya yang dimiliki oleh benda elastis sehingga dapat kembali kebentuk semula. Persamaan F = -k. x Dimana F adalah gaya pemulih, k adalah konstanta pegas dan x adalah pergeseran ujung pegas dari posisi kesetimbangan. Fenomena Getaran Harmonik dalam Biologi Sistem gerak pada manusia merupakan satu kesatuan organ yang bekerja sama untuk mendukung tubuh manusia melakukan suatu gerakan. Sistem gerak tubuh manusia disebut juga dengan sistem muskuloskeletal, yang terdiri dari otot, sendi, rangka dan organ lain seperti tulang rawan dan ligamen. Organ-organ yang mendukung gerak tubuh manusia akan bekerja sama sesuai dengan fungsinya. Sistem gerak sendiri terdiri dari dua jenis alat gerak. Alat gerak aktif yang terdiri dari otot-otot dan alat gerak pasif yang terdiri dari tulang. Otot disebut alat gerak aktif karena memiliki kemampuan untuk berkontraksi, melakukan relaksasi hingga menggerakkan sesuatu. Model fisika dari gerakan yang terjadi pada tubuh manusia yakni pada saat berdiri. tubuh manusia dapat dimodelkan sebagai bandul fisis yang berayun ke arah depan-belakang, maupun pada arah samping kiri-kanan, dengan poros ayunannya terletak pada sendi ankle. Model osilasi bebas dari titik berat tubuh ternyata harus dikoreksi dengan adanya beberapa gaya pengontrol yang dilakukan oleh tendon Achilles menjadi osilasi paksa. Meninjau gerak pusat massa tubuh manusia saat berjalan atau melangkah dengan analisis kinematika menghasilkan model yang paling sesuai dengan kondisi geraknya yakni model gerak selaras atau gerak harmonik. Gard dalam Gatev et al memperlihatkan bahwa gerak pusat massa tubuh manusia saat melangkah mendekati kondisi osilasi harmonik baik pada arah mendatar maupun arah vertikal. Amplitudo gerak vertikal titik pusat massa akan bertambah besar seiring dengan bertambahnya laju gerak horizontal. Bila laju horizontal makin diperbesar, suatu saat akan terjadi perubahan status gerak dari berjalan menjadi berlari. Penerapan Teknologi di bidang biologi Modul elektrokardiograf adalah seperangkat set komponen untuk sensor denyut jantung. Dalam Modul tersebut terdapat sensor denyut jantung yang dipasangkan langsung pada tubuh manusia. EKG atau elektrokardiograf adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur/mendeteksi kondisi jantung dengan cara memantau irama dan frekuensi detak jantung. Untuk mengukur detak jantung, elektrode-elektrode dari elektrokardiograf ditempatkan ke dada pasien. Elektrode mendeteksi turun-naiknya arus listrik jantung dan mengirimnya ke elektrokardiograf, yang merekam perubahannya sebagai bentuk gelombang pada gulungan kertas yang bergerak. Rekaman hasil pengukuran ini disebut elektrokardiogram. Setiap kontraksi, otot jantung menghasilkan impuls kelistrikan dalam bentuk gelombang sinusoidal bentuk gelombang pada gerak harmonis yang ditampilkan pada layar elektrokardiograf. Gelombang-gelombang yang terbaca pada elektrokardiograf terdiri dari gelombang P, S, R aktivitas elektrik otot jantung yang sedang berkontraksi dan gelombang T aktivitas elektrik otot jantung yang sedang berelaksasi Contoh Soal terkait Getaran Harmonik Sebuah beban bermassa 250 gram digantung dengan sebuah pegas yang memiliki kontanta 100 N/m kemudian disimpangkan hingga terjadi getaran selaras. Tentukan periode getarannya! Jawaban Diketahui k = 100 N/m m = 250 g = 0,25 kg T = ….. Dari rumus periode getaran sistem pegas sehingga Permasalahan Konstektual, Penyelesaian dan Desain Miniatur dalam Biologi Proses mendengarkan tidak mungkin terjadi tanpa adanya penerapan gerakan harmonik sederhana. Proses mendengar dimulai dengan ditangkapnya gelombang suara yang ada di sekeliling kita melalui liang telinga. Di telinga, gelombang suara akan menyebabkan tulang pendengaran telinga tengah bergetar. Getaran tersebut kemudian merangsang sel-sel saraf di telinga bagian dalam untuk mengirimkannya ke otak. Proses transmisi suara dari telinga ke saraf agar otak bisa memprosesnya itulah yang membuat telinga bisa mendengar. Jika ada kerusakan atau gangguan pada bagian telinga tersebut, akan terjadi gangguan pendengaran. Salah satu gangguan pendengaran yang paling umum adalah tuli konduktif. Gangguan pendengaran konduktif adalah jenis tuli yang terjadi karena kerusakan pendengaran pada tulang atau jaringan ikat telinga yang mencegahnya menghantarkan suara dengan baik. Selain gangguan pada kedua bagian tersebut, ketulian juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf telinga atau otak sensineural deafness. Orang dengan gangguan pendengaran konduktif sering mengalami kesulitan mendengar suara yang pelan. Sedangkan suara yang keras hanya dapat didengar dengan lembut. Pengobatan tuli konduktif akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan ketulian pasien. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pemasangan alat bantu dengar atau Hearing Aid. Penggunaan alat bantu dengar ada yang ditempatkan di belakang atau pun di saluran telinga. Alat bantu dengar ini berkerja dengan cara mengubah getaran suara menjadi impuls listrik untuk diterima oleh saraf pendengaran, sehingga proses pendengaran bisa berlangsung dengan lebih lancar. Dengan adanya alat bantu dengar, penderita tuli konduktif akan lebih mudah mendengar suara-suara tertentu yang sebelumnya sulit didengar. Untuk membantu menentukan alat bantu dengan dan bagaimana pengaturan dan cara memakainya, pasien bisa berkonsultasi lebih lanjut ke dokter THT. Artikel yang terkait dengan Getaran Harmonik Contoh artikel yang berkaitan dengan penerapan Getaran Harmonik dalam bidang Biologi adalah artikel yang berjudul “Analisis Kinematika Gerak Pusat Massa Tubuh Manusia Saat Berjalan” yang disusun oleh Sardjito dan Nani Yuningsih. BAB III PENUTUP Kesimpulan Kehidupan kita tidak bisa terlepas dari pengaruh fisika dan ilmu-ilmu yang lainnya. Salah satunya adalah getaran harmonik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan fenomena saat kita sedang berjalan dimana gerak pusat massa tubuh manusia saat melangkah mendekati kondisi osilasi harmonik baik pada arah mendatar maupun arah vertikal. Selain itu, getaran harmonik juga dapat kita temukan dalam sistem pendengaran kita. Saran Dengan adanya makalah tentang Getaran Harmonik dan keterkaitannya dalam bidang Biologi ini, diharapkan pembaca memahami lebih lanjut mengenai getaran harmonik dan pemanfaatannya dalam biologi serta dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Daftar Pustaka Makalah Gerak Harmonik. 2015. Diakses pada 3 November 2021 dari, Rasthy. Getaran Harmonis Karakteristik, Ciri dan Contoh Soal. 2020. Diakses pada 3 November 2021 dari, Rian, Thoha. 7 Contoh Gerak Harmonik dalam Kehidupan Sehari-hari. 2021. Diakses pada 4 November 2021 dari, Anlene. Mengenal Sistem Gerak Aktif dan Sistem Gerak Pasif pada Manusia. 2021. Diakses pada 6 November 2021 dari, Sardjito & Yuningsih, N. Analisis Kinematika Gerak Pusat Massa Tubuh Manusia saat Berjalan. 2013. Diakses pada 6 November 2021 dari, Mulyadi, Dedy and Nuryadi, Satyo 2018 Sistem Deteksi Dini Kelainan Jantung Manusia Menggunakan Elektrokardiograf. Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta. – Halo sobat, bertemu lagi dengan rumushitung. Bagaimana kabar kalian? Semoga masih semangat yaa.. Oke, kali ini rumushitung akan mengajak kalian untuk belajar fisika. Materi untuk pelajaran fisika adalah tentang Simpangan Gerak Harmonik. Langsung saja kita mulai pelajarannya. Sebuah titik bergerak melingkar beraturan. Jika waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari posisi Po ke posisi P adalah t, besar sudut yang ditempuh titik tersebut adalah Proyeksi titik P terhadap sumbu y adalah Py dan proyeksi titik P terhadap sumbu x adalah Px sedangkan OP adalah jari-jari lingkaran R. Jika kalian perhatikan proyeksi titik P pada sumbu y, proyeksi tersebut memiliki simpangan maksimum A yang disebut amplitudo. Besar proyeksi di titik P pada sumbu y dapat ditulis Dengan A = amplitudo getaran simpangan maksimum . t = θ = sudut fase getarant/T = φ = fase getaran Grafik hubungan antara simpangan y dengan waktu t untuk persamaan simpangan y = A sin θ, ternyata grafik y = A sin θ = A sin 2πft untuk benda yang bergerak satu getaran proyeksi gerak satu putaran berbentuk garis lengkung yang disebut grafik sinusoida. Jika titik awal bergerak mulai dari qo, persamaan ditulis Keterangan Y = simpangan mf = frekuensi HzA = amplitudo mθo = sudut fase awal radt = waktu Karena frekuensi sudut getaran dapat dinyatakan dalam besaran periode getaran melalui hubungan = 2π/T, maka persamaan di atas bisa pula ditulis Keterangan T = periode getaran bendaY = simpangan mA = amplitudo mθo = sudut fase awal radt = waktu Pada grafik di atas, nilai simpangan awal yo bergantung pada nilai sudut fase awal qo. Contoh Soal 1 Perhatikan grafik dibawah. Besarnya simpangan pada saat t = 11 detik adalah…. A. 5√2 mB. 5/2√2 mC. 2√2 mD. √2 mE. 1/2√2 m Penyelesaian Diketahui t = 11 detik Ditanyakan y pada saat t = 11 detik Dari grafik diperoleh A = 5 mT = 8 detik y = A sin 2πt/Ty = 5 sin 2π . 11/8y = 5 sin 22 . π/8y = 5 sin 11 . π/4y = 5 . 1/2 . √2y = 5/2√2 m Jadi, simpangan pada saat t = 11 detik adalah 5/2√2 m Contoh Soal 2 Grafik simpangan terhadap waktu dari suatu getaran ditunjukkan seperti gambar berikut ! Tentukanlah a. Amplitudo getaran !b. Frekuensi getaran !c. Simpangan benda saat t = 5,5 detik ! Penyelesaian a. Mencari Amplitudo ?Amplitudo getarannya adalah 10 amplitudo adalah jarak terjauh b. Mencari frekuensi ?T = 6 detik, jadi f = 1/Tf = 1/6 HzJadi, frekuensi getarannya adalah 1/6 Hz c. Mencari simpangan saat t = 5,5 detik ?y = A sin 2πf . ty = 10 sin 2π . 1/6 . 5,5y = 10 sin 11 . π . 1/6y = 10 sin 11 . π/6y = 10 sin 11 . 180/6y = 10 sin 11 . 30y = 10 sin 330y = 10 . -1/2y = -5 m Jadi, simpangannya adalah -5 m Contoh Soal 3 Sebuah titik bergerak harmonik dengan amplitudo 6 cm dan periode 8 detik. Hitung simpangan pada saat 1 detik, 2 detik, dan 4 detik ! Penyelesaian Diketahui A = 6 cmT = 8 detik Karena,y = A sin 2π/T . ty = 6 sin 2π/8 . t Maka, Simpangan pada saat t = 1 detiky = 6 sin 2π/8 . ty = 6 sin 2π/8 . 1y = 6 sin 2π/8y = 6 sin π/4y = 6 sin 45y = 6 . 1/2√2y = 3√2 cm Simpangan pada saat t = 2 detiky = 6 sin 2π/8 . ty = 6 sin 2π/8 . 2y = 6 sin 4π/8y = 6 sin π/2y = 6 sin 90y = 6 . 1y = 6 cm Simpangan pada saat t = 4 detiky = 6 sin 2π/8 . ty = 6 sin 2π/8 . 4y = 6 sin 8π/8y = 6 sin πy = 6 sin 180y = 6 . 0y = 0 Demikian pembahasan mengenai simpangan gerak harmonik, semoga materi ini dapat menambah pemahaman kalian. Sekian terima kasih.